Sekarang aku tahu aku dan kamu dua sosok yang sangat berbeda. Aku suka moment diam, aku suka berfikir, aku suka memikirkan hal kecil atau bahkan menciptakan sebuah pemikiranku sendiri, aku tak suka bekoalisi tentang apa yang aku lakukan atau apapun semua tentangku. Sejak awal pacaran aku memang tidak menyukai adanya hubungan yang begitu terekpose. Aku lebih nyaman jika hanya kita yang bahagia dengan hubungan ini tanpa keterikut sertaan orang lain. Karena aku yakin ada banyak microfon berlogo telinga disana yang menunggu titik lemah, menunggu hal yang pantas untuk dihujat. Keyakinanku bukan tanpa alasa, aku berfikir jauh, aku buka seorang pemikir yang dangkal yang mengabaikan hal yang akan terjadi nantinya.
Tapi aku berbeda dengan dirimu, kamu terlalu suka mengumbar, kamu lebih suka jika hubungan kita terpajang disetiap jejaring sosialmu, ntah apa yang kamu fikirkan mungkin kamu hanya ingin berbagi kebahagiaan dengan teman temanmu. Tapi justru masalah ini muncul karena ulahmu sendiri. Aku menjadi korban tinghkah royalmu tentang hubungan ini. Kamu tidak mengerti apa yang terjadi, karena ini adalah pilihan yang sulit untukku memberi tahumu. Dan aku tahu ada banyak hal buruk yang akan terjadi.
Aku meninggalkanmu untuk membiarkan mereka para burung yang hobi berkicau untuk melupakan tentang kita. Aku hanya ingin nantinya kita menjalin hubungan yang tenang tanpa ada kicauan tak bertanggung jawab disana. mengapa kamu tidak memeritahumu tentang ini? aku hanya mencoba mengujimu, seberapa jauh keyakinanmu, seberapa jauh rasa percayamu terhadapku, dan seberapa jauh kesabaranmu.
Tapi ketika kamu mengirimkan pesan di facebook ku, kamu menuduhku meninggalkanmu karena orang lain, aku yakin kamu mendengar para penggosip liar disana, dan kecewaku kamu mempercayainya tanpa meminta penjelasan kepadaku. Kamu bilang bahwa kamu kecewa terhadapku. Apa yang kamu kecewakan tentangku? karena bisikan penggosip itu?
Aku justru kecewa karena kamu lebih percaya kebohongan, dan kamu memberi imbas dengan kata "kecewa" terhadapku. mungkin terlalu lama aku menunda hubungan ini, atau justru ini adalah jalan yang terbaik karena ternyata apa yang aku yakinkan akan terjadi bertolak belakang dengan apa yang aku harapkan selama ini.
Well, mungkin ini jalan yang ditentukan. Aku yakin semua ada hikmahnya dan apapun yang terjadi, ini adalah pelajaran yang harus aku ambil. Terimakasih telah membaca sedikit curhatku tentang seseorang disana. Karena hidupku bukan hanya di blog dan ada banyak yang harus dilakukan dikehidupanku, jadi sekian yaa. :)
Tapi aku berbeda dengan dirimu, kamu terlalu suka mengumbar, kamu lebih suka jika hubungan kita terpajang disetiap jejaring sosialmu, ntah apa yang kamu fikirkan mungkin kamu hanya ingin berbagi kebahagiaan dengan teman temanmu. Tapi justru masalah ini muncul karena ulahmu sendiri. Aku menjadi korban tinghkah royalmu tentang hubungan ini. Kamu tidak mengerti apa yang terjadi, karena ini adalah pilihan yang sulit untukku memberi tahumu. Dan aku tahu ada banyak hal buruk yang akan terjadi.
Aku meninggalkanmu untuk membiarkan mereka para burung yang hobi berkicau untuk melupakan tentang kita. Aku hanya ingin nantinya kita menjalin hubungan yang tenang tanpa ada kicauan tak bertanggung jawab disana. mengapa kamu tidak memeritahumu tentang ini? aku hanya mencoba mengujimu, seberapa jauh keyakinanmu, seberapa jauh rasa percayamu terhadapku, dan seberapa jauh kesabaranmu.
Tapi ketika kamu mengirimkan pesan di facebook ku, kamu menuduhku meninggalkanmu karena orang lain, aku yakin kamu mendengar para penggosip liar disana, dan kecewaku kamu mempercayainya tanpa meminta penjelasan kepadaku. Kamu bilang bahwa kamu kecewa terhadapku. Apa yang kamu kecewakan tentangku? karena bisikan penggosip itu?
Aku justru kecewa karena kamu lebih percaya kebohongan, dan kamu memberi imbas dengan kata "kecewa" terhadapku. mungkin terlalu lama aku menunda hubungan ini, atau justru ini adalah jalan yang terbaik karena ternyata apa yang aku yakinkan akan terjadi bertolak belakang dengan apa yang aku harapkan selama ini.
Well, mungkin ini jalan yang ditentukan. Aku yakin semua ada hikmahnya dan apapun yang terjadi, ini adalah pelajaran yang harus aku ambil. Terimakasih telah membaca sedikit curhatku tentang seseorang disana. Karena hidupku bukan hanya di blog dan ada banyak yang harus dilakukan dikehidupanku, jadi sekian yaa. :)
kadang cewek itu ingin diakui keberadaannya sebagai "pacar", sehingga lebih terkesan mengumbar..
BalasHapustapi kan, di setiap hubungan itu ada komitmen sebelumnya, kenapa tidak di ungkapkan terlebih dahulu tentang keenggananmu terhadap sikap royalnya berkenaan hubungan kalian..
*sorry ngomen ya ^_^ *