Cinta memang 5 kata beribu makna sejuta gila, beribu arti sejuta basi. Ada beberapa alasan gue nulis blog sore ini. Masih dalam topik "cinta" yang sekarang lagi populer di kalangan remaja, tua dan muda, yakni "pacaran". Enggak memandang umur atau usia sekalipun (apa bedanya?) pacaran dijaman yang serba serbi serbu ini hampir semua orang sama (sama-sama makan & minum). Dan bukan hanya sekedar basa-basi, tapi atas dasar pengalaman gue sendiri. Sedikit perbincangan dan bertukar fikiran tentang "pacaran".
Suatu hubungan yang menjadi "AJANG SALING MEMILIKI" antar kedua manusia yang berlawanan jenis yang membudaya. Yaaaang menurut gue masih terlalu absurb diotak gue buat memahami satu hubungan ini, atau gue yang terlalu katrok. Setau gue dalam islam enggak pernah tuh gue denger yang namanya "pacaran". Karna pacaran adalah hubungan yang mendekati kemaksiatan *wks kok mendadak ceramah gini sih (dasar sok alim!).
Dan karna gue bukan orang yang pintar dibidang itu, dengan modal sedikit rempong aja gue nulis ini.
Gue pernah pacaran dan enggak bermaksud sombong sama sekali. Mungkin enggak beda jauh dengan kalian yang pernah ngerasain hal yang sama ketika punya pacar (Dunia milik berdua, bumi berhenti berputar, jantung terasa berdebar kencang, sesak nafas, tenggorokan kering, susah BAB, masuk angin, maag kronis). Setelah gue melakukan analisis berdasarkan pengalaman dan terhadap teori yang ada, ada beberapa persepsi dan asumsi orang ketika emosional atau karakter mereka terselaputi oleh yang namanya hubungan pacaran. Oke gapake lama, ini beberapa persepsi dan asumsi mereka yang terjangkit virus pacaran, cekidoott.....!
"Pacar gue ya milik gue"
Memang atas dasar apa ya mereka mengasumsikan seperti itu? Bukankah dalam pacaran tidak ada ikatan yang resmi? Coba deh kalo memang masih ada yang bersikukuh pacar adalah hak milik, izin sama orang tuanya dulu kali. "Pak/Buk anak bapak boleh enggak menjadi hak milik saya?" Hellloooo? mau di bacok sama ayahnya? hmmm. Orang tua mana yang mau anaknya dimiliki orang hanya karna ikatan "pacaran". Dengan kata lain merampas tanggung jawab orang tua sebagai pengasuh, pendidik, dan pelindung anaknya. Mungkin ini bisa menjadi saran untuk DPR agar merancang undang-undang tentang pacaran :D
"Pacar gue enggak boleh deket sama siapapun selain sama gue"
Jiah,,,, pppfffttt. Gue boleh ngupil sekarang? Ada apa dengan mereka yang berfikir seperti itu?! Mungkin sedang lelah atauuuu PMS kali. Terus pacaran harus nempel sama pasangannya doang gitu? mirip benalu :> teruusss? pacar kita gaboleh deket sama sanak saudara? family? temen? tetangga? ibu kantin? mamang somay? supir angkot? dosen pembimbing? dan laen-laen..... Apakah dijaman serba maju ini kita harus dituntut primitif? ada yang mau jadi orang primitif? :D
"Harus dapet perhatian pacar setiap waktu"
Kalo gitu terus kapan lo perhatiin diri lo sendiri? /:)
Sebagai generasi muda yang mejadi tunas-tunas bangsa nantinya (gue yakin pak jokowi juga setuju akan hal ini).
Pemuda adalah tumpuan harapan bagi kehidupan bangsa yang lebih baik! (Bagaimana pemuda-pemuda kita bisa memikirkan nasib negara ini nantinya, jika pemuda-pemuda indonesia belum bisa memikirkan dirinya sendiri dan hanya memikirkan perhatian pacarnya?)
Pemuda merupakan cermin yang seharusnya tidak boleh retak, karna baik buruknya masa depan bangsa sangat tergantung padanya. (Apakah indonesia akan mencerminkan pemerintahan dan rakyat yang tidak bertanggung jawab? Bagaimana bisa pemerintahan indonesia nantinya bisa maju jika pejabat chattingan, bolos sama pacar, sms pacar, telpon pacar terus terusan perhatian sama pacar saat rapat berlangsung misalnya. Padahal jelas pemuda adalah CERMIN dari masa depan bangsa itu sendiri!) wkwk
Apalagi banyak yang bisa kita lakukan di dunia ini. Tujuan kita diciptakan Tuhan hidup didunia ini bukanlah semata-mata hanya untuk pacaran :D Ada banyak hal-hal yang lebih baik kita lakukan untuk memanfaatkan waktu ini sebaik-baiknya,(ngupil, BAB, perbaikan nilai, nyontek misalnya) dan banyak yang lebih baik dari hal itu tentunya.
"Aku cinta kamu Selamalamalamanya"
Ahahahaaaaaaaaaaaa!!!!! ini nih yang selalu buat gue geli. Yakin banget deh kalo orang lagi fall in love bilang gitu sama pacarnya :D Enggak lama putus terus jadian sama yang lain terus bilang gitu lagi, terus putus terus jadian sama yang lain terus bilang gitu lagi. Aaarrggh apakah didunia ini penuh disesaki oleh manusia pendusta? pliisss jangan alay gitu pliss itu alay banget :(
"Aku enggak bisa hidup tanpa kamu"
Wah enggak punya semangat hidup bener nih. Hidup dan mati kita ditangan Tuhan booooookkkk. Banci juga tau hal itu. Memang pacar itu sejenis organ tubuh? Kalo enggak ada dia bisa mati mendadak tanpa sebab? (*mati gitu aja) Masa depan kita masih panjang jeng. Kalo memang putus sama pacar bisa bikin mati mendadak, mungkin itu bisa jadi pertimbangan jika ada niat mau pacaran :D
"Aku enggak mau kehilangan kamu"
Lo pacaran sama jin? atau sejenis siluman elang? Hebat bisa hilang. Jeng, gue jelasin jeng. Jodoh itu enggak akan kemana kok. Jangan ada fikiran "gue takut enggak laku".. Jodoh pasti akan datang kelak disaat yang tepat. Disaat kita sudah dewasa, disaat emosional kita sudah terkontrol, disaat kesuksesan ada digenggaman, disaat pemikiran udah enggak lagi kekanak-kanakan., dan disaat kita udah nemuin jati diri. Jadi? Santaiiii, selowwww, jalani kehidupan ini sebaik mungkin dengan melakukan hal yang terbaik.
Suatu hubungan yang menjadi "AJANG SALING MEMILIKI" antar kedua manusia yang berlawanan jenis yang membudaya. Yaaaang menurut gue masih terlalu absurb diotak gue buat memahami satu hubungan ini, atau gue yang terlalu katrok. Setau gue dalam islam enggak pernah tuh gue denger yang namanya "pacaran". Karna pacaran adalah hubungan yang mendekati kemaksiatan *wks kok mendadak ceramah gini sih (dasar sok alim!).
Dan karna gue bukan orang yang pintar dibidang itu, dengan modal sedikit rempong aja gue nulis ini.
Gue pernah pacaran dan enggak bermaksud sombong sama sekali. Mungkin enggak beda jauh dengan kalian yang pernah ngerasain hal yang sama ketika punya pacar (Dunia milik berdua, bumi berhenti berputar, jantung terasa berdebar kencang, sesak nafas, tenggorokan kering, susah BAB, masuk angin, maag kronis). Setelah gue melakukan analisis berdasarkan pengalaman dan terhadap teori yang ada, ada beberapa persepsi dan asumsi orang ketika emosional atau karakter mereka terselaputi oleh yang namanya hubungan pacaran. Oke gapake lama, ini beberapa persepsi dan asumsi mereka yang terjangkit virus pacaran, cekidoott.....!
"Pacar gue ya milik gue"
Memang atas dasar apa ya mereka mengasumsikan seperti itu? Bukankah dalam pacaran tidak ada ikatan yang resmi? Coba deh kalo memang masih ada yang bersikukuh pacar adalah hak milik, izin sama orang tuanya dulu kali. "Pak/Buk anak bapak boleh enggak menjadi hak milik saya?" Hellloooo? mau di bacok sama ayahnya? hmmm. Orang tua mana yang mau anaknya dimiliki orang hanya karna ikatan "pacaran". Dengan kata lain merampas tanggung jawab orang tua sebagai pengasuh, pendidik, dan pelindung anaknya. Mungkin ini bisa menjadi saran untuk DPR agar merancang undang-undang tentang pacaran :D
"Pacar gue enggak boleh deket sama siapapun selain sama gue"
Jiah,,,, pppfffttt. Gue boleh ngupil sekarang? Ada apa dengan mereka yang berfikir seperti itu?! Mungkin sedang lelah atauuuu PMS kali. Terus pacaran harus nempel sama pasangannya doang gitu? mirip benalu :> teruusss? pacar kita gaboleh deket sama sanak saudara? family? temen? tetangga? ibu kantin? mamang somay? supir angkot? dosen pembimbing? dan laen-laen..... Apakah dijaman serba maju ini kita harus dituntut primitif? ada yang mau jadi orang primitif? :D
"Harus dapet perhatian pacar setiap waktu"
Kalo gitu terus kapan lo perhatiin diri lo sendiri? /:)
Sebagai generasi muda yang mejadi tunas-tunas bangsa nantinya (gue yakin pak jokowi juga setuju akan hal ini).
Pemuda adalah tumpuan harapan bagi kehidupan bangsa yang lebih baik! (Bagaimana pemuda-pemuda kita bisa memikirkan nasib negara ini nantinya, jika pemuda-pemuda indonesia belum bisa memikirkan dirinya sendiri dan hanya memikirkan perhatian pacarnya?)
Pemuda merupakan cermin yang seharusnya tidak boleh retak, karna baik buruknya masa depan bangsa sangat tergantung padanya. (Apakah indonesia akan mencerminkan pemerintahan dan rakyat yang tidak bertanggung jawab? Bagaimana bisa pemerintahan indonesia nantinya bisa maju jika pejabat chattingan, bolos sama pacar, sms pacar, telpon pacar terus terusan perhatian sama pacar saat rapat berlangsung misalnya. Padahal jelas pemuda adalah CERMIN dari masa depan bangsa itu sendiri!) wkwk
Apalagi banyak yang bisa kita lakukan di dunia ini. Tujuan kita diciptakan Tuhan hidup didunia ini bukanlah semata-mata hanya untuk pacaran :D Ada banyak hal-hal yang lebih baik kita lakukan untuk memanfaatkan waktu ini sebaik-baiknya,(ngupil, BAB, perbaikan nilai, nyontek misalnya) dan banyak yang lebih baik dari hal itu tentunya.
"Aku cinta kamu Selamalamalamanya"
Ahahahaaaaaaaaaaaa!!!!! ini nih yang selalu buat gue geli. Yakin banget deh kalo orang lagi fall in love bilang gitu sama pacarnya :D Enggak lama putus terus jadian sama yang lain terus bilang gitu lagi, terus putus terus jadian sama yang lain terus bilang gitu lagi. Aaarrggh apakah didunia ini penuh disesaki oleh manusia pendusta? pliisss jangan alay gitu pliss itu alay banget :(
"Aku enggak bisa hidup tanpa kamu"
Wah enggak punya semangat hidup bener nih. Hidup dan mati kita ditangan Tuhan booooookkkk. Banci juga tau hal itu. Memang pacar itu sejenis organ tubuh? Kalo enggak ada dia bisa mati mendadak tanpa sebab? (*mati gitu aja) Masa depan kita masih panjang jeng. Kalo memang putus sama pacar bisa bikin mati mendadak, mungkin itu bisa jadi pertimbangan jika ada niat mau pacaran :D
"Aku enggak mau kehilangan kamu"
Lo pacaran sama jin? atau sejenis siluman elang? Hebat bisa hilang. Jeng, gue jelasin jeng. Jodoh itu enggak akan kemana kok. Jangan ada fikiran "gue takut enggak laku".. Jodoh pasti akan datang kelak disaat yang tepat. Disaat kita sudah dewasa, disaat emosional kita sudah terkontrol, disaat kesuksesan ada digenggaman, disaat pemikiran udah enggak lagi kekanak-kanakan., dan disaat kita udah nemuin jati diri. Jadi? Santaiiii, selowwww, jalani kehidupan ini sebaik mungkin dengan melakukan hal yang terbaik.
HIDUP INI LAYAKNYA SINETRON
MANUSIA SEBAGAI PEMERAN
NASIB SEBAGAI SUTRADARA
DAN TAKDIR SEBAGAI SEKENARIO CERITA
Salam melet dari gue @oonbe :p
~~keren~~
BalasHapussetuju, boleh kali?
hha :)
tilimikiciw, oh boleh, boleh banget (enggak pake bangetzzz) :D
Hapuskalo cerita ttg cinta mmg ga ada habisnya ya sob hhe
BalasHapus