Diamku bukan menahan amarah. Tapi mencari titik permasalahan dan apa yg harus aku lakukan untuk memperbaiki diri. Semudah masalah ini yang kubuat ternyata lebih besar, jauh dari kesederhanan sudut pandangku. Karena terlalu bodohnya sudut pandangku itu, akhirnya... Tak sesederhana itu kamu marah. Tak sesederhana itu kamu mengeluarkan kata kata sindiran. Tak sesederhana aku melontarkan kata maaf untuk mendapatkan maaf mu. Dan ketika itu tak cukup. Saat itu lah aku diam untuk intropeksi diri
Tidak ada komentar:
Posting Komentar