Jumat, 19 September 2014

Dan

Bicara soal asmara layaknya bicara dengan anak usial 5 tahun, kadang bicara jujur kadang hanya ungkapan yang timbul dari imainasi saja. I’m nothing know,
ini hanya tentang persepsi basi yang sampai saat ini pun aku yakin belum ada satu orang pun yang benar-benar telah mengerti.  Mereka bilang “cinta adalah kebahagiaan” dan akhirnya pada suatu ketika mereka bilang “cinta adalah penderitaan”. Mereka bilang “cinta itu pengorbanan” pada akhirnya mereka bilang “Aku hanya ingin dihargai!”.  Mereka bilang “cinta itu anugrah” pada akhirnya mereka bilang “ini karena ketidak cocokan”. Tuhan salah memberikan anugrah kepada kita?   apakah cinta seperti sebuah parameter yang mempunyai titik jenuh yang akan usang? seperti tanaman jagung yang menunggu waktu untuk berbuah dan setelah itu dengan lemahnya menunggu waktu untuk mati?!
Take them down, take them down and open up the door for you. Sebatas itu?

Persetan dengan semua yang telah terjadi, persetan dengan semua ingatan yang masih terniang..!  ini bukan “problem for imagnation”  but “real is this memory” dan sekarang jadi memory yang berimajinasi seperti apa yang kamu bilang flash back? You know? i feel and illfeel

Tidak ada komentar:

Posting Komentar