Entah kenapa gue ngerasa aneh ketika masuk kelas super skuter ini. Kelas klasik yang mirip bemo ibukota, masih kebagusan? oke bemper bemo! Ngerasa berada dijaman 80an, persis model ngetrend dengan celana corong bensin ketika lo beli bensin eceran di warung pinggir rel kereta (coba lo fikir ada warung di pinggir rel kereta, siapa yang berani pertaruhin nyawanya demi beli bensin diwarung itu? kecuali orang begoo)
Sebego kelas gue...........
Ada banyak pengalaman yang gue dapet dikelas ini, pengalaman mencontek jarak dekat, pengalaman mencontek jarak jauh, sampai pengalaman mencontek kepergok dosen. Ada satu pengalaman yang buat diri gue lebih percaya kepada tuhan, lebih melihat kekuasaan tuhan. Yakni pengalaman punya temen-temen NORAK. Gue dapet pencerahan hati, gue dapet hidayah, gue tobat, dan gue berlindung kepada tuhan agar dijauhkan dari gangguan temen-temen yang norak dan terkutuk. amiinnn......
Jam 07.50, kurang 10 menit jam kuliah pertama masuk. Tapi sebelum ngampus gue ngampirin 3 temen gue dikosan, gue kasihan ngeliat mereka. Gue takut apa jadinya kalo mereka berangkat kekampus tanpa gue. mungkin mereka bisa tersesat atau hilang arah, lebih seringnya sih mereka mengambil jalan kehidupan yang salah. Bukannya kekampus tapi jadi bencong di perempatan contohnya.... Gue sedih, gue kasihan, kenapa mereka diberi cobaan sebego ini yatuhan.... apa salah mereka? banyak? memang iya yaa tuhan. Tapi gue bersyukur mereka memiliki kecerdasan tinggi. Pernah waktu dikampus gue kehilangan duit, gue fikir mungkin jatuh karna kemaren saku celana depan gue bolong.
Gue coba cari di saku gue.... AHAHAHAHAHAAAAAA!!!!
gue spontan ketawa ketika gue ngerasa ada tumpultumpul geli disaku bolong gue
OH MYYY GHOOOSSSTTT!!
(musik biola bernada horror mulai terdengar) (efek slowmotion mulai terjadi dikelas gue, *ada yang lagi ngupil, ada yang kaget, ada yang lagi maho, ada juga yang lagi ngondek) (aryawigunya mendadak menggebrak bangku belakang berteriak "miapa?!!!") dan -_- astaghfirullah sorry mikir jorok.
Tapi..... tapi apa yang terjadi? (lantunan musik ala Maudy Ayunda mulai terdengar) aku tak bisa menemukannya... maafkan aku, aku tak bisa menjaganya, aku menyia-nyiakannya, padahal bisa gue gunain buat bayar utang pulsa sama Anisa bulan kemaren. Tapi apa daya, bubur sudah menjadi basi, udang sudah menjadi terasi, aku tak bisa menahan semua ini. Apakah aku harus mengakhiri semua.
izi "gue punya tali kalo mau gantung diri bay"
Dasar begoooo!!! gue cuma berekspresi begoooo! kapan lagi gue bisa peragain akting telenovela!!!!
Terpaksa gue akhiri nuansa telenovela gue berikut Maudy Ayunda gue suruh pulang.
Dari bangku paling belakang terlihat sosok berkelebat beranjak dari tempat duduknya, sosok tua yang satu kelas sama sekali tak ada yang mengenal sosok itu. Suasanya dikelas mendadak hening... Sosok itu berjalan kedepan dan sedikit terlihat ketika cahaya lampu mulai meneranginya.
"Tenanglah, aku yang akan mencariiiii" ketika dia bilang "mencari" dan tepat di huruf "iiiiii" *cling.... kilauan itu, kilauannya sama persis lampu sepion yang kena pantulan matahari... Gue lebih yakin dan gue 100% yakin sosok ini bukan jin atau sejenisnya. Ini lebih parah, INI IBLISS.!!! ya, ini iblis kelas gue. Namanya Hendri. Jangan takut, dia udah jinak. Udah gue titipin 1bulan dipenangkaran dan dilatih. Sekarang dia bisa duduk dan berguling guling. Pernah gue jual tapi dibalikin, karna yang beli harus ngebayar harga dirinya karna punya peliharaan bego kaya dia. Indra penciumannya tajem, sebab itu satu pun cewek enggak mau dicium sama dia, karna takut ciumannya tembus ke pipi.
"Serius? lo bisa nyari duit gue yang ilang Hen?" Karna gue fikir dia cuman bisa sebatas guling-guling.
"SSSSTTTTT" hendrik ngasih isyarat untuk diam dengan gaya ala kucing alay nyari tikus.
Sekarang dia mulai mengendus, dan kenapa perlahan dia mengendus menuju selangkangan gue. Mana mungkin dia homo? gue yakin dia normal, karna satu minggu yang lalu kambing tetangga berhasil hamil sama dia setelah bandotnya terjangkit impoten.
Dan disinilah kecerdasan temen gue, terserah kalo mau bilang cerdas atau cadas (cacat dasar). instingnya begitu tinggi, dengan modal mengendus bisa nemuin sesuatu.
"Duitnya ada di celana dalem lo". mana mungkin, waktu gue garuk-garuk barusan enggak ada lembaran uang kertas.
"Coba ambil atau gue yang ngambilin" kata Hendri.
"enggak, enggak, enggak, gue enggak mau,. gue yang ambil sendiri". najis amat gue...
Gue langsung lari ke WC kampus. Ada 3 WC semua pintunya tertutup. mungkin masih ada orang didalem. Gue gedor pintu bagian tengah sambil teriak "Hellohhhh, cpa neee? tan ong q au iis neee, et ong". Alhasil orang didalem langsung buru-buru keluar karna enggak tahan denger bahasa alay gue. Gue masuk dan gue tutup pintu takut ada banci ngintip. gue buka celana gue, gue cari selembar uang gue. Gue keluarin semua yang ada di celana dalem gue. Kulkas, piring, kecoa, panci, tabung gas 3kg, kursi, bla bla bla, dan akhirnya berhasil ditemukan setelah tertumpuk sama buku LKS SMP/SMA. Gue sekarang tau seberapa bahayanya akibat KANTONG CELANA BOLONG.
Daaaannnnnnn........
Akhirnya gue bisa ngebayar utang gue sama Anisa..........
Sebego kelas gue...........
Ada banyak pengalaman yang gue dapet dikelas ini, pengalaman mencontek jarak dekat, pengalaman mencontek jarak jauh, sampai pengalaman mencontek kepergok dosen. Ada satu pengalaman yang buat diri gue lebih percaya kepada tuhan, lebih melihat kekuasaan tuhan. Yakni pengalaman punya temen-temen NORAK. Gue dapet pencerahan hati, gue dapet hidayah, gue tobat, dan gue berlindung kepada tuhan agar dijauhkan dari gangguan temen-temen yang norak dan terkutuk. amiinnn......
Jam 07.50, kurang 10 menit jam kuliah pertama masuk. Tapi sebelum ngampus gue ngampirin 3 temen gue dikosan, gue kasihan ngeliat mereka. Gue takut apa jadinya kalo mereka berangkat kekampus tanpa gue. mungkin mereka bisa tersesat atau hilang arah, lebih seringnya sih mereka mengambil jalan kehidupan yang salah. Bukannya kekampus tapi jadi bencong di perempatan contohnya.... Gue sedih, gue kasihan, kenapa mereka diberi cobaan sebego ini yatuhan.... apa salah mereka? banyak? memang iya yaa tuhan. Tapi gue bersyukur mereka memiliki kecerdasan tinggi. Pernah waktu dikampus gue kehilangan duit, gue fikir mungkin jatuh karna kemaren saku celana depan gue bolong.
Gue coba cari di saku gue.... AHAHAHAHAHAAAAAA!!!!
gue spontan ketawa ketika gue ngerasa ada tumpultumpul geli disaku bolong gue
OH MYYY GHOOOSSSTTT!!
(musik biola bernada horror mulai terdengar) (efek slowmotion mulai terjadi dikelas gue, *ada yang lagi ngupil, ada yang kaget, ada yang lagi maho, ada juga yang lagi ngondek) (aryawigunya mendadak menggebrak bangku belakang berteriak "miapa?!!!") dan -_- astaghfirullah sorry mikir jorok.
Tapi..... tapi apa yang terjadi? (lantunan musik ala Maudy Ayunda mulai terdengar) aku tak bisa menemukannya... maafkan aku, aku tak bisa menjaganya, aku menyia-nyiakannya, padahal bisa gue gunain buat bayar utang pulsa sama Anisa bulan kemaren. Tapi apa daya, bubur sudah menjadi basi, udang sudah menjadi terasi, aku tak bisa menahan semua ini. Apakah aku harus mengakhiri semua.
izi "gue punya tali kalo mau gantung diri bay"
Dasar begoooo!!! gue cuma berekspresi begoooo! kapan lagi gue bisa peragain akting telenovela!!!!
Terpaksa gue akhiri nuansa telenovela gue berikut Maudy Ayunda gue suruh pulang.
Dari bangku paling belakang terlihat sosok berkelebat beranjak dari tempat duduknya, sosok tua yang satu kelas sama sekali tak ada yang mengenal sosok itu. Suasanya dikelas mendadak hening... Sosok itu berjalan kedepan dan sedikit terlihat ketika cahaya lampu mulai meneranginya.
"Tenanglah, aku yang akan mencariiiii" ketika dia bilang "mencari" dan tepat di huruf "iiiiii" *cling.... kilauan itu, kilauannya sama persis lampu sepion yang kena pantulan matahari... Gue lebih yakin dan gue 100% yakin sosok ini bukan jin atau sejenisnya. Ini lebih parah, INI IBLISS.!!! ya, ini iblis kelas gue. Namanya Hendri. Jangan takut, dia udah jinak. Udah gue titipin 1bulan dipenangkaran dan dilatih. Sekarang dia bisa duduk dan berguling guling. Pernah gue jual tapi dibalikin, karna yang beli harus ngebayar harga dirinya karna punya peliharaan bego kaya dia. Indra penciumannya tajem, sebab itu satu pun cewek enggak mau dicium sama dia, karna takut ciumannya tembus ke pipi.
"Serius? lo bisa nyari duit gue yang ilang Hen?" Karna gue fikir dia cuman bisa sebatas guling-guling.
"SSSSTTTTT" hendrik ngasih isyarat untuk diam dengan gaya ala kucing alay nyari tikus.
Sekarang dia mulai mengendus, dan kenapa perlahan dia mengendus menuju selangkangan gue. Mana mungkin dia homo? gue yakin dia normal, karna satu minggu yang lalu kambing tetangga berhasil hamil sama dia setelah bandotnya terjangkit impoten.
Dan disinilah kecerdasan temen gue, terserah kalo mau bilang cerdas atau cadas (cacat dasar). instingnya begitu tinggi, dengan modal mengendus bisa nemuin sesuatu.
"Duitnya ada di celana dalem lo". mana mungkin, waktu gue garuk-garuk barusan enggak ada lembaran uang kertas.
"Coba ambil atau gue yang ngambilin" kata Hendri.
"enggak, enggak, enggak, gue enggak mau,. gue yang ambil sendiri". najis amat gue...
Gue langsung lari ke WC kampus. Ada 3 WC semua pintunya tertutup. mungkin masih ada orang didalem. Gue gedor pintu bagian tengah sambil teriak "Hellohhhh, cpa neee? tan ong q au iis neee, et ong". Alhasil orang didalem langsung buru-buru keluar karna enggak tahan denger bahasa alay gue. Gue masuk dan gue tutup pintu takut ada banci ngintip. gue buka celana gue, gue cari selembar uang gue. Gue keluarin semua yang ada di celana dalem gue. Kulkas, piring, kecoa, panci, tabung gas 3kg, kursi, bla bla bla, dan akhirnya berhasil ditemukan setelah tertumpuk sama buku LKS SMP/SMA. Gue sekarang tau seberapa bahayanya akibat KANTONG CELANA BOLONG.
Daaaannnnnnn........
Akhirnya gue bisa ngebayar utang gue sama Anisa..........
Lain kali gue tulis episode lain tentang "kisah keset dikuliah"
semoga bermanfaat
jangan pake celana yang kantongnya bolong
semoga pandangan hidup kalian lebih suram
semoga yang baca enggak sehina temen-temen 1 kelas gue
dan yang paling penting, semoga Anisa enggak ngebuang-buang duit setelah baca tulisan ini
salam melet dari gue @oonbe :p

celana dalem lo kantong ajaibnya doraemon apa be?? haha ngakak...
BalasHapusberarti uang buat bayar pulsa berasal dari... iiiyuuh wkwkwk
god job bro
haha, yang penting kan lunas
BalasHapustunggu episode selanjutnyaaa :D
jadi inget temen-temen sob,,,
BalasHapusdi tunggu komen baliknya...
keren kakak..
BalasHapuskeren, mantab bognnya!
BalasHapus- salam damai -
Lucu gan tulisannya, keren, tetap lanjutkan, kwkwkwk, ditunggu kunjungannya kesini aldorahmat108.blogspot.com salam blogger
BalasHapushahahahhaaa mantep cerita tentang lay mengendus ngedus wkwkwk
BalasHapuskwkwkwkwkw
BalasHapuspostingan yang unik gan
BalasHapusSeru banget yah mas anak kuliahan :)
BalasHapussaya baru menduduki SMA hehe bentar lagi mau kuliah jadi pengen buru buru kuliah mas :)
makasih ya mas atas berbagi pengalamnya
Kasian si Anisa dapat uang dari celana dlem ente.. tulung deh gan mbak anisa jgn sampe tau y :D :D gokil2..
BalasHapus