Rabu, 24 Juli 2013

Hatiku adalah diriku

Ketika saya tahu akan sebuah cinta. Cinta yang setiap insan manusia membutuhkan itu, Cinta. memang hanya sebuah kata dengan 5huruf tak berarti. Ya, tak berarti bagi yang belum pernah merasakannya. Semua berawal dengan adanya perasaan berbeda. Detak jantung yang selalu kuabaikan disetiap denyutannya pun saat itu kurasakan terdengar begitu jelas. Satu persatu jantung ini berdetak seakan aku menghargai semua itu. Saat dia memandang mataku dengan penuh, penuh dengan ketulusan. aku merasakan berada didimensi lain, dimana ruang dan waktu terasa berbeda.


Aku bersyukur kepada tuhan dengan 3detik waktu yang diberikannya. 3detik saat dia memandangku dan 3detik untuk aku dapat melihat cahaya itu dimatanya. Diantara kerumunan itu ntah bagaimana pandanganku begitu fokus ke arahnya, aku merasa bahwa aku dan dirinya berada di satu denyut nadi. Dia telah membawa matahari di mendungku. Disatu sisi hatiku bergejolak dan berkata dengan nada yang menghanyutkan peluhku. "Dia lah milikmu, dan aku rela meninggalkan tubuhmu untuk bersamanya". Ya, aku mengerti, bahwa hati ini adalah aku, dan tubuh ini bukanlah aku tapi tubuhku. Baru kali ini, hari ini, menit ini, detik ini saya saya berkata, berkata tidak dengan tubuhku melainkan dengan aku yang sebenarnya, yaitu hatiku.

Sobat! yakin dan ikutilah apa kata hatimu karena hatimu adalah dirimu yg sesungguhnya :)
Trimakasih sudah mampir di sepenggal tulisanku :)

Salam dariku: bayu sigit (@oonbe)
Selamat malam! :)

1 komentar:

  1. sob kata-kata nya kok nyentuh ya, keren sob postingan nya, oh ya font nya buat gua terlalu kecil sob, apa karna gua - ya?, haha, lanjut sob.

    BalasHapus